Advance Micro Devices (AMD)
Advance
Micro Devices (AMD) merupakan produsen prosesor terbesar kedua setelah Intel.
AMD didirikan pada tahun 1969 oleh beberapa orang yang memisahkan diri dari
perusahaan Fairchild Semiconductor.
Advanced
Micro Devices (AMD) didirikan pada tanggal 1 Mei 1969, oleh sekelompok mantan
eksekutif dari Fairchild Semiconductor, termasuk Jerry Sanders III, Ed Turney,
John Carey, Sven Simonsen, Jack Gifford dan tiga anggota dari tim Gifford,
Frank Botte, Jim Giles, dan Larry Stenger. Perusahaan ini dimulai sebagai
produsen chip logika, kemudian memasuki bisnis chip RAM pada tahun 1975.
AMD
juga dirancang dan diproduksi serangkaian elemen prosesor bit-slice (Am2900,
Am29116, Am293xx) yang digunakan dalam desain berbagai komputer mini.
AMD
sudah membuat prosesor seperti AM486 pada masa Intel 386 dan 486, namun masih
di bawah lisensi Intel. AMD K5 ini mendapat respon yg baik. Kemudian ada AMD K6
yg dirilis pada tahun 1997, dengan kecepatan 166 dan 200MHz. Prosesor ini
memang dirilis untuk diadu dengan kemampuan prosesor Intel. Kelebihan dari
prosesor-prosesor AMD adalah kemampuannya untuk di overclock. AMD mengumumkan
merger dengan ATI Technologies pada tanggal 24 Juli 2006. Pada bulan Oktober
2008, AMD mengumumkan rencana untuk spin off operasi manufaktur dengan Advanced
Technology Investment Co, saha baru ini disebut GlobalFoundries Inc. Hal ini
akan memungkinkan AMD untuk fokus hanya pada desain chip.
Beberapa
produk mikroprosesor AMD yaitu:
Prosesor
Am386 dan Am486
Am386
dan Am486 merupakan prosesor AMD pertama tiruan dari prosesor Intel 80368 dan
80468 tetapi dijual dengan harga murah. Sehingga meningkatkan pamor AMD. Am386
diluncurkan pada tahun 1990 tersedia dalam kecepatan 25, 33, dan 40 MHz.
Sedangkan Am486 diluncurkan pada tahun 1991 tersedia dalam kecepatan 66, 80,
90, 100, dan 120 MHz.
AMD K5
Pada
tahun 1995 AMD meluncurkan prosesor yang disebut “K5” yang diilhami dari
“Kriptonyte” yang populer di komik Superman. Arsitektur K5 memiliki kesamaan
dengan Pentium Pro untuk server. K5 kurang sukses di pasaran karena kinerjanya
belum dapat bersaing dengan Ciryx’s 6×68 maupun Pentium. AMD K5 tersedia dalam
lecepatan 75, 90, 100, dan 116,5 Mhz.
AMD K6
Pada
Mei tahun 1997 AMD meluncurkan K6 yang mendapat respon hangat dari para
pengguna komputer dan dapat bersaing dengan prosesor buatan Intel maupun Ciryx.
K6 menjadi prosesor tercepat sebelum Intel mengeluarkan Pentium II dan dijual
dengan harga murah dengan menggunakan platform Socket 7 sehingga pengguna
pengguna komputer yang memiliki prosesor Pentium dan 6×68 tidak perlu mengganti
motherboard jika ingin menggunakan K6. K6 tersedia dalam kecepatan 166, 200,
233, 266, dan 300 Mhz.
AMD K6-II
AMD
mengeluarkan prosesor K6-2 dengan menambahkan feature terbaru, yaitu “3Dnow!”.
3Dnow! merupakan instruksi Single Instruction Multiple Data (SIMD) untuk
meningkatkan ketika menjalankan aplikasi 3 dimensi. K6-2 memiliki L1 cache
sebesar 64 KB, menggunakan tegangan 2,2 Volt, dan diproduksi menggunakan proses
fabrikasi 0,25 micron. beberapa prosesor K6-2 sudah berkecepatan bus FSB 100
MHz yang dapat meningkatkan kinerja. K6-2 tersedia dalam kecepatan 266, 300,
333, 350, 366, 380, 400, 450, 475, 500, 533, dan 550 MHz.
AMD K6-III
Pada
awal tahun 1999 AMD meluncurkan K6-III yang tidak lain adalah K6-2 yang
memiliki L2 cache sebesar 256 KB. Kelebihan lainnya adalah prosesor ini masih
menggunakan Super Socket 7. perngguna prosesor lama dapat menggunakan psosesor
ini tanpa mengganti motherboard. Ini yang tidak dimilliki oleh Intel. K6-III
tersedia dalam kecepatan 400 dan 450 MHz.
AMD Athlon
Pada
bulan Agustus tahun 1999 AMD meluncurkan K7 yang lebih dikenal Athlon “klasik”
tersedia dalam kecepatan 500 sampai 650 MHz dengan menggunakan platform baru
yang mirip seperti Slot 1, yang dinamakan Slot A. K7 meruppakan pengembangan dari
K6 yang kemampuan Floating Point Unit (FPU) ditingkatkan dan memiliki L1 cache
sebesar 128 KB dan L2 cache sebesar 512 KB. Sama sperti Pentium II dan III, L2
cache Athlon klasik berada pada modul prosesornya, tetapi tidak ditanam di
dalam chip-nya. Athlon cukup sukses dalam kurun waktu Agustus 1999 sampai
pertengahan tahun 2001 dipasaran karena Intel mengalami permasalahn pada proses
fabrikasi 0,18 micron. Kemunculan AMD dalam masa Intel yang masih bermasalah,
menaikkan pamor AMD lagi. Pada Febuari 2000, AMD tersedia dalam kecepatan 500,
550, 600, 650, 700, 750, 800, dan 850 MHz. Tanggal 6 Maret 2000, AMD
mengejutkan dunia dengan mengeluarkan prosesor dengan kecepatan 1000 MHz (1
GHz). AMD berhasil mengungguli Intel. Kemudian Athlon tersedia dalam kecepatan
900, 950, dan 1000 MHz.
AMD Athlon Thunderbird
Thunderbird
diluncurkan pada tanggal 4 Juni 2000 dengan menggunakan platform baru yang
dinamakan Socket A. Ketika pertama kali diluncurkan, Thunderbird tersedia dalam
kecepatan 650, 700, 750, 800, 850, 900, dan 1000 Mhz. Thunderbird memiliki L2
cache sebesar 256 KB yang ditanam pada core-nya dan kecepatan bus (FSB) 100
MHz. Pada bulan Oktober 2000 AMD meluncurkan Thunderbird yang emiliki FSB 133
MHz yang disebut Athlon “C” tersedia dalam kecepatan 1000, 1133, dan 1200 MHz
dan pada bulan Juni tersedia sampai kecepatan 1400 MHz.
AMD Athlon XP
Pada
tanggal 14 Mei 2001 AMD mengeluarkan Athlon XP versi ketiga dari Athlon.
- Palomino
Athlon
XP pertama berkode nama “Palamino” yang dibuat dengan proses fabrikasi Organic
Pin Grid Array (OPGA) 0,18 micron dan sudah memiliki dukungan terhadap SSE dan
dukungan khas AMD, yaitu 3dNow!. Palamino pertama kali diluncurkan dengan
kecepatan 1333 sampai 1733 MHz. Prosesor ini memiliki kinerja lebih tinggi
sekitar 10% daripada Thunderbird. Pada Palamino inilah pertama kali sistem
penamaan prosesor AMD menggunakan Performance Rating (PR). Palamino tersedia
dalam kecepatan 1333 (1500+), 1400 (1600+), 1466 (1700+), 1533 (1800+), 1600
(1900+), 1666 (2000+), dan 1733 MHz (2100+).
- Thorougbred
Thorougbred
dikeluarkan pada tahun 2002 setelah AMD beralih ke proses fabrikasi 0,13 micron
yang merupakan generasi keempat Athlon. Pertama kali diluncurkan Thorougbred
(T-Bred) tersedia dalam kecepatan 1800 MHz (2200+). Tersedia dua jenis T-Bred,
yaitu T-Bred A dan B. Hal ini dikarenakan T-Bred menimbulkan panas. Kemudian
diluncurkkan T-Bred B untuk mengatasi masalah itu dan tersedia dalam kecepatan
mulai 2000 MHz (2400+). T-Bred awalnya menggunakan FSB 133 MHz, lalu
dikeluarkan T-Bred B yang memiliki FSB 166 MHz digunakan pada T-Bred yang
berkecepatan 2083 (2600+), 2167 (2700+), dan 2250 MHz (2800+) tetapi tersedia
dalam jumlah terbatas. T-Bred A tersedia dalam kecepatan 1400 (1600+), 1466
(1700+), 1533 (1800+), 1600 (1900+), 1666 (2000+), 1733 (2100+), dan 1800 MHz
(2200+). Sedangkan T-Bred B tersedia dalam kecepatan 1400 (1600+), 1466
(1700+), 1533 (1800+), 1600 (1900+), 1666 (2000+), dan 1733 (2100+), 1800
(2200+), 2000 (2400+), 2133 (2600+), 2083 (2600+), 2167 (2700+), dan 2250 MHz
(2800+).
- Barton
Barton
merupakan Athlon generasi kelima dikeluarkan pada awal tahun 2003 memiliki L2
cache sebesar 512 KB, lebih besar dibandingkan T-Bred sehingga Barton memiliki
kinerja yang tinggi. Barton memiliki dua versi, versi pertama menggunakan FSB
166 MHz tersedia dalam kecepatan 1833 (2500+), 1917 (2600+), 2000 (2700+), 2083
(2800+), dan 2167 MHz (3000+). Versi kedua menggunakan FSB 200 MHz tersedia
dalam kecepatan 2100 (3000+) dan 2200 (3200+). Barton memiliki kinerja yang
sangat baik, bahkan Hewlett Packard menggunakan Barton 3200+ khusus yang
berkecepatan 2333 MHz pada salah satu jajaran PC-nya. Barton memiliki versi
murah yaitu Thorton ynag L2 cache sebesar 256 KB dan tersedia dalam kecepatan
1666 (2000+), 1800 (2200+), dan 2000 MHz (2400+).
- Athlon 64 bit
Prosesor
Athlon 64 bit adlah prosesor x68 yang meiliki kemampuan untuk menjalankan
aplikasi 64-bit, 32-bit dan 16-bit merupakan versi rumah AMD Opteron. Bila
Opteron digunakan untuk server, Athlon 64-bit digunakan untuk komputer pribadi.
Ada dua versi Athlon 64-bit, yaitu Athlon 64 (A-64) dan Athlon 64-FX (A-64-FX).
Semua versi Athlon 64 menggunakan platfor baru, yaitu Socket 775 dan 939. seri
Athlon 64 memiliki feature baru yaitu Cool’n Quiet. Feature ini memungkinkan
kecepatan dan tegangan prosesornya sesuai dengan beban. Feature ini cukup
efektif untuk mengurangi beban yang dihasilkan Athlon 64 dan bentuk fisik lebih
kecil dari Athlon XP dan lebih besar dari Pentium 4.
AMD Duron
Duron
adalah prosesor kelas value ditunjukkan untuk pengguna komputer yang hanya
ingin bermain game dan menjalankan aplikasi sehari-hari. Duron diluncurkan pada
tahun 2000 untuk bersaing dengan Celeron.
- Splitfire
Duron
Splifire diproduksi tahun 2000 dan 2001 yang tidak lain adalah Thunderbird yang
L2 cache dipangkas menjadi 64 KB. AMD hanya menyediakan Splitfire yang berjalan
pada 133 MHz dan tersedia dalam kecepatan 600, 650, 700, 750, 800, 850, 900,
dan 950 MHz.
- Morgan
Morgan
adalah generasi kedua Duron yang tidak lain adlah Palamino yang dipangkas L2
cache menjadi 64 KB, diproduksi menggunakan teknologi lama yaitu Ceramic Pin
Grid Array (CPGA). Perbedaan Morgan dan Splitfire adlah Morgan sudah memilki
intruksi SSE. Sedankan kesamaannya adalah AMD tetap tidak menyediakan Morgan
yang berjalan pada FSB 133 MHz. Morgan tersedia dalam kecepatan 1000, 1100,
1200, dan 1300 MHz.
- Applebred
Duron
generasi ketiga adalah Applebred yang tidak lain adalah Thoroughbred yang
dipangkas L2 cache menjadi 64 KB. Apllebred memiliki arsitektur yang sama
persis dengan Thoroughbred. Penamaan Apllebred berdasarkan kecepatan aslinya
dan tersedia dalam kecepatan 1400, 1600, dan 1800 MHz.
AMD Sempron
Pada tahun 2004, AMD mengeluarkan
Sempron untuk menggantikan Duron. Sempron tersedia dalam dua jenis, yaitu
Sempron menggunakan Socket A dan Socket 754. Sempron yang menggunakan Socket A
tidak lain adalah Thoroughbred B dan Thorton yang memiliki L2 cache sebesar 256
KB dan berjalan pada FSB 166 MHz. Sedangkan Sempron yang menggunakan Socket 754
tidak lain adalah A-64 yang dipangkas sehingga L2 cache menjadi 256 KB dan
kemampuan menjalankan 64-bit dihilangkan. Penamaan Sempron menggunakan PR
seperti Athlon XP. Sempron yang menggunakan Socket A tersedia dalam kecepatan
1500 (2000+), 1670 (2400+), 1750 (2500+), 1830 (2600+), dan 2000 MHz (2800+).
Sedangkan Sempron ynag menggunakan Socket 754 tersedia dalam kecepatan 1800 MHz
(3100+)
AMD 64 X2 Dual Core
Dibuat untuk menyaingi intel dengan
processor Core Duo nya. Tetap berbasis
teknologi 64 bit, processor ini ditujukan bagi kalangan pengguna media
digital yang intensif. processor ini dilengkapi dengan teknologi seperti
HyperTransport yang mampu meningkatkan kinerja system secara keseluruhan dengan
menyingkirkan bottlenecks pada level input output, meningkatkan bandwith,
mengurangi latency system.
AMD Opteron
Processor ini 64 Bit yang dirilis untuk pasar workstation dan server
pada musim semi 2003. di tahun 2008 AMD juga akan meluncurkan AMD Opteron Quad
Core, processor AMD Opteron Quad Core menggunakan 4 inti mampu mendukung
fully buffered DIMM dan menambahkan satu level L3-Cache.
varian baru AMD Vision seri FX, A
dan E.
Seri
FX adalah prosesor X86_64 pengganti sempron, Atlon dan phenom yaitu platform
Bulldozer dengan varian 4,6 dan 8 core. Dikemas dengan seri Black dan ultimate.
Sementara seri A dan E adalah prosesor baru AMD dengan platform APU.
Seri
A adalah APU dengan 4 core dan seri E adalah platform terendah dari AMD APU
yaitu menggunakan 2 core. Platform AMD Seri A akan dikemas dengan label AMD
Vision Ultimate dan AMD Vision Premium sementara seri E dikemas dengan label
AMD Vision.
prosesor
dengan platform barunya APU (Accelerate Processing Unit). Platform ini
menyempurnaakan platform X86 yang telah kita kenal dan digunakan selama puluhan
tahun. APU merupakan gabungan dari CPU dan GPU, platform AMD APU akan
menggunakan otak dari kartu grafi AMD Radeon 5000 dan 6000 series.
Keuntungan
dari penggunaan APU adalah efisiensi dalam menangani multi tasking. Gabungan
CPU dan GPU mampu menghasilkan kinerja yang cukup signifikan dalam mengolah
applikasi multitasking. penggunaan APU dapat menurunkan konsumsi daya yang
cukup signifikan.
Dengan
digabungnya CPU dan GPU maka daya yang dibutuhkan menjadi lebih sedikit sebab
tidak perlu lagi konsumsi untuk VGA onboard. VGA bukan lagi d motherboard
tetapi ada di dalam Prosesor.
AMD
mengusung seri bulldozer untuk para maniak gamer. Bulldozer sejati adalah
prosesor dengan platform X86-64 sama dengan prosesor AMD Phenom sebelumnya
namun dengan teknologi dan arsitektur yang lebih baru. Multitasking seperti
office, nonton HD Movie, sambil render Audio/Video sebaiknya menggunakan AMD
APU. AMD sudah mengemasnya dalam satu
paket penjualan CPU, GPU dan Motherboard sudah terintegrasi menjadi satu. Dan
sekarang cukup membeli memory, hardisk, dan PSU maka kita sudah bisa
mendapatkan sebuah komputer yang powerfull dan hemat daya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar