CPU (Central Processing Unit) atau
biasa dikenal dengan prosesor adalah otak dari komputer dan merupakan salah
satu chip paling vital dalam operasi dan sinkronisasi sistem. Bagi sebagian
orang, istilah CPU sering disalahartikan sebagai unit berbentuk kotak tempat
merakit motherboard, prosesor, hard disk video card, dan periferal lainnya.
Padahal, jika dilihat dari nama, Central Processing Unit, menunjukkan sebuah
unit pemrosesan utama berbentuk chip yang dipasang pada motherboard atau
dikenal dengan dengan nama microprosesor atau biasa disebut dengan prosesor
saja.
Awal mula penerapan microprosesor
Pembuatan microprosesor dimulai pada
akhir tahun 60-an, tepatnya pada tahun 1969. Pada saat itu, microprosesor bukan
digunakan untuk komputer. Microprosesor pertama dibuat oleh Intel, yang dipesan
oleh perusahaan Busicom dari Jepang untuk digunakan pada sebuah kalkulator!
Microprosesor tersebut diberi nama kode 4004. Microprosesor 4004 yang mempunyai
lebar data 4 bit ini hanya terdiri dari 4 IC, yaitu sebuah prosesor, ROM/IO,
PROM/IO, dan memory jenis shift register.
Selanjutnya, perkembangan prosesor
bukan hanya datang dari pihak Intel sendiri, tetapi juga dari perusahaan lain
dengan teknologi dan implementasi yang berbeda-beda. Salah satunya adalah
National Semiconductor yang memperkenalkan IMP-16 pada tahun 1972 dengan
teknologi bit slice. Teknologi bit slice juga digunakan oleh AMD untuk prosesor
AM 2900.
Kemudian pada akhir tahun 1973,
Intel memperkenalkan prosesor 8080. Disusul oleh Motorola dengan prosesor MC
6800. Antara tahun 1975 dan 1976 mulai muncul prosesor dengan sebutan generasi
ketiga yaitu keluarnya Z 80 buatan Zilog Inc. dan prosesor 6502 dari MOS
Technology. Dilanjutkan lagi dengan prosesor perbaikan dari Intel pada tahun
1978 dengan nama prosesor 8086, dan prosesor 8088 pada tahun 1979.
Microprosesor era PC
Prosesor untuk PC dipelopori oleh
prosesor Intel 8088 pada tahun 1979. Penerapan prosesor Intel pada PC buatan
IBM menjadi tonggak bagi Intel sebagai salah satu pembuat prosesor terbesar di
dunia hingga hari ini. Kerja sama Intel dan IBM itu diperkenalkan pada tahun
1982. Intel melanjutkan dengan berbagai jajaran prosesornya seperti Intel
80186, 80286, 80386, dan 80486 dari tahun 1980 sampai 1989 dengan berbagai
variannya. Sampai tahun 1990, rata-rata kecepatan prosesor masih di bawah 100
MHz. Semua prosesor keluaran Intel dibangun atas desain 8088. Pentium 4,
misalnya, adalah pengembangan prosesor 8088 yang mampu mengeksekusi semua kode,
yang dapat dijalankan di atas prosesor 8088, 5 ribu kali lebih cepat!
Pada kurun waktu berikutnya, yaitu
pertengahan tahun 90-an, selain Intel terdapat pula perusahaan lain yang
menggunakan arsitektur prosesor yang sama untuk PC. Perusahaan tersebut adalah
AMD dengan prosesor AM486DX di tahun 1994, dan AM5x86 di tahun 1995, serta
Cyrix melalui seri 6x86 dan MediaGX pada tahun 1995 dan 1996.
Setelah generasi prosesor dengan
awalan kode 80 dari Intel, kemudian muncul generasi berikutnya sebagai generasi
multimedia. Kode penamaan prosesor-nya diganti dengan nama Pentium. Di tahun
1997, Intel meluncurkan prosesor dengan jenis instruksi baru yaitu Pentium MMX.
Saingannya pada saat itu, AMD dan Cyrix mengeluarkan AMD K5, AMD K6, dan Cyrix
6x86MX.
Persaingan Intel dan AMD terus
berlanjut hingga hari ini. Masing-masing berlomba mengeluarkan prosesor terbaru
mereka dengan berbagai fitur tambahan. Pada awal tahun 2000, muncul pemain baru
yang mengkhususkan diri untuk prosesor notebook: Transmeta dengan prosesor
Crusoe. Prosesor Crusoe adalah pesaing baru di pasar prosesor x86.
Pada tahun 90-an kecepatan prosesor masih di
bawah 500 MHz. Bandingkan dengan prosesor saat ini, yang sudah melebihi angka
3000 MHz atau setara dengan 3 GHz. Namun setelah Intel merasa bahwa tidak bisa
lagi menaikkan kecepatan melebihi 4 GHz karena akan menyebabkan prosesor
terbakar, maka mereka mulai beralih ke teknologi dual core, yang menggunakan
dua buah inti (core) prosesor dalam satu keping prosesor. Begitu pula halnya
dengan AMD, bahkan AMD telah terlebih dahulu menggunakan prosesor dengan
teknologi 64-bit, di saat Intel masih berkutat sekian lama dengan teknologi
prosesor 32-bit. Lebih lengkapnya silakan baca posting selanjutnya tentang :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar